Sekda Pastikan Kegiatan di OPD Tetap Jalan

img

(Sunggono, Sekda Kukar)


TENGGARONG, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memastikan, bahwa pelaksanaan kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kutai Katanegara yang bersumber pada APBD Kukar 2020, tetap terlaksana.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono kepada Poskotakaltimnews.com belum lama ini.”Insya Allah bisa berjalan kegiatan di setiap dinas di Kukar di 2020 ini,” Katanya.

Terkait dengan rencana rasionalisasi anggaran, Sunggono pun tak membantahnya, hanya saja pihaknya sudah menghitung dan anggaran mana saja yang akan dilakukan rasionalisasi.

“Rasionaliasi kita mesti lakukan karena memang ada pengurangan dana dari pemerintah pusat. Tapi kita sudah hitung berapa nilai yang akan kita rasionaliasi nantinya,” tandasnya.

Sementara itu secara terpisah Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Ikhsanuddin Noor menegaskan jika dinas yang ia pimpin, sampai saat ini belum bisa menjalankan agenda kegiatan kegiatan seperti proyek dibidang pendidikan. Kegiatan di dinas pendidikan hanya sebatas kegiatan rutin saja.

“Kami tidak berani melaksanakan kegiatan, apalagi melibatkan pihak ketiga ditengah kondisi seperti. Kami kawatirkan, nanti pekerjaan sudah dikerjakan rekanan tak tahunya dana atau anggarannya tidak ada, ini yang perlu kita pikirkan,” kata Ikhsanudin.

Oleh karenanya, lanjuta dia , pihaknya masih menunggu keputusan anggaran dari TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Kutai Kartanegara, terkait dengan keputusan berepa anggaran pendidikan yang akan dipangkas dalam kebijakan rasionalisasi nantinya.

“Kita belum tahu pasti berapa persen nilai anggaran pendidikan akan dipangkas nanti. Kami masih menunggu informasi dari TAPD Kukar.” Ucapnya.

Dikatakan Ikhsanuddin, beberapa poin penting yang menjadi skala prioritas dinas pendidikan adalah selain terkait dengan sarana prasana, juga menyangkut masalah SDM (Sumber Daya Manusia) untuk guru, dimana proses peningkatan pengetahuan dan ilmu tentu harus dibarengi dengan kondisi kekinian.”Nah, untuk bisa mengikuti perkembangan pembelajaran, perlu dilakukan peningkatan kualitas SDM guru itu sendiri dalam proses pembelajaran kepada siswanya,” katanya.(awi/adv)